Kamis, 12 Juli 2012

Penting ga sih Sarapan Pagi ?


Manfaat Sarapan
Sarapan atau makan pagi penting untuk dilakukan. Alasannya karena saat tidur selama kurang lebih 8 jam tubuh kita tidak ada makanan yang masuk dalam tubuh sedangkan aktivitas seperti bernafas, bergerak atau aktivitas ringan lain tetap berjalan. Akibatnya kadar gula dalam tubuh sangat rendah. Sedangkan pagi hari aktivitas fisik mulai berjalan, seperti melakukan perjalanan ke kantor, berpikir atau perlunya konsentrasi agar dapat melakukan kegiatan dengan baik. Semua ini memerlukan adanya energi dan energi didapatkan dari makanan yang disantap.
Dengan menyantap makanan yang baik, akan membuat tubuh akan merasa kenyang dan akan membangkitkan semangat untuk melakukan aktivitas. Anda tidak akan merasa lesu atau disibukkan oleh perut yang kelaparan. Sarapan yang sehat dapat membantu menurunkan kadar kolesterol. Secara emosi, sarapan dapat menjadi tempat berkumpulnya seluruh anggota keluarga, saling bercerita, berkomunikasi dan mendekatkan diri secara emosi. Ini merupakan hal yang baik untuk menciptakan keluarga yang harmonis.

Mengapa Tidak Sarapan?
Tetapi, walau menyadari pentingnya sarapan. Ada orang yang merasa enggan melakukannya karena beberapa alasan. Misalnya:
  • Diburu waktu, agar tidak terlambat sampai di kantor, seseorang melewatkan sarapan atau hanya minum susu atau kopi sebagai sarapannya. Untuk mengatasi masalah ini, ada baiknya Anda bangun lebih pagi. Agar tidak merasa mengantuk saat bangun pagi, Anda harus tidur lebih awal. Mendisiplin diri agar tidak tergoda untuk menonton TV atau berinternet yang dapat membuat kita terjaga sampai larut malam.
  • Takut gemuk. Mengurangi jatah masuknya makanan di pagi hari dapat membuat kita terlihat langsing. Pendapat ini salah besar karena justru tanpa sarapan, kalori yang disantap bisa lebih banyak. Tanpa sarapan, metabolisme tubuh dan pembakaran lemak dalam tubuh akan menurun sehingga nafsu makan siang akan meningkat. Tubuh yang terasa lapar dapat membuat Anda mencari cemilan sehingga kalori yang masuk dalam tubuh meningkat.
  • Tidak terbiasa, merasa mual atau sakit perut bila makan di pagi hari. Anda harus menanamkan dalam pikiran untuk bersungguh-sungguh membiasakan diri sarapan agar tetap sehat. Coba untuk tidak langsung sarapan setelah bangun tidur tetapi berikan jeda waktu antara 1-2 jam setelah bangun baru menyantap sarapan Anda. Hal lain yang dapat dilakukan adalah dengan tidak lengsung menghabiskan sarapan, tetapi membaginya dalam beberapa porsi kecil yang dapat disantap sepanjang pagi. Pastikan agar kemasan tidak rusak yang dapat menyebabkan makanan menjadi rusak.
  • Bosan atau tidak nafsu untuk menyantap sarapan. Solusinya adalah dengan membuat menu sarapan bervariasi tidak hanya nasi goreng, roti selai, telur dadar atau menu lain yang hanya itu-itu saja. Memang hal ini tidak mudah, karena mungkin Anda yang bekerja, Anda bisa terlambat ke kantor bila harus menyiapkan makanan yang repot. Tetapi Anda dapat mencoba mempersiapkan bahan makanan untuk sarapan pada malam hari. Esoknya, Anda tinggal menyelesaikan makanan dengan memasak yang akan menghemat waktu. Dengan meyediakan waktu lebih banyak, manfaat yang bisa didapat lebih banyak pula.

Menu Sarapan
Sarapan sudah dilakukan setiap hari. Tetapi, apakah menu makan pagi Anda sudah sehat? Banyaknya kalori yang sebaiknya masuk dalam tubuh kita waktu sarapan adalah sebanyak 300-400 kalori. Makanan yang dianjurkan untuk sarapan adalah menu yang cukup gizinya, menu yang sesuai dengan “Empat Sehat Lima Sempurna”, yang 3 diantaranya adalah terdiri dari karbohidrat, protein, susu, sereal. Pilihan lain adalah dengan minum jus buah, 2 porsi buah besar, susu atau susu rendah lemak.
Karena waktu yang hanya sedikit, para karyawan sering sarapan setelah sampai di kantor. Sisi negatif dari membeli makanan adalah kita tidak tahu sampai sejauh mana kebersihan makanan tersebut. Untuk menghindari penyakit akibat makanan yang kotor, upayakan untuk memilih mengkonsumsi makanan yang sehat yang mengandung kandungan gizi yang cukup. Pilih makanan dalam kemasan yang tertutup agar dapat dipastikan makanan tersebut tidak dihinggapi lalat atau nyamuk yang membawa bibit peyakit.
Upayakan juga untuk menghindari makanan yang kurang sehat atau yang berminyak di menu sarapan yang dibeli. Misalnya Anda dapat menghindari mengkonsumsi jeroan saat bersantap bubur. Hindari santan saat menikmati bubur kacang hijau, hindari kerupuk saat bersantap nasi atau saat makan ketoprak. Tetapi, jangan lupa untuk tidak membiasakan diri dengan bersantap gorengan sebagai menu sarapan pagi karena kalori yang tinggi dan penggunaan minyak goreng yang kurang baik.
Kini, tidak ada alasan lagi untuk memulai hari tanpa sarapan karena ternyata ada banyak manfaat yang bisa didapat bila kita sarapan sehat secara rutin. Hal ini juga dapat dilatih pada anak-anak agar mereka terbiasa untuk sarapan yang akan memberikan energi bagi mereka untuk mengikuti kegiatan sekolah yang padat, membantunya berkonsentrasi dan memahami pelajaran yang diberikan. Maka, upayakan untuk menyediakan menu sarapan yang sehat dan lezat yang akan dinikmati seluruh anggota keluarga.

Rabu, 11 Juli 2012

Sunat Perkecil Risiko Infeksi pada Anak


Hasil riset terbaru para ahli kembali menegaskan ancaman risiko infeksi saluran kemih pada anak laki-laki yang tidak disunat dibandingkan anak yang sudah disunat. Temuan ini dipulikasikan pada 9 Juli 2012 dalam journal CMAJ.

Dalam pengamatannya, peneliti mengkaji hampir 400 anak laki-laki berusia 3 tahun atau lebih muda yang pergi ke rumah sakit dengan gejala infeksi saluran kemih. Hasil penelitian menunjukkan, sekitar 25 persen anak laki-laki yang tidak disunat mengalami infeksi saluran kemih. Sementara itu, hanya 5 persen saja anak yang telah disunat yang menderita infeksi saluran kemih.

Temuan ini sekaligus mempertegas penelitian sebelumnya yang menunjukkan peningkatan risiko infeksi saluran kemih pada anak laki-laki yang tidak disunat.

Dalam studi baru, para peneliti berhipotesa bahwa beberapa anak laki-laki tidak disunat memiliki risiko tinggi infeksi daripada yang lain, tergantung pada variasi normal dari anatomi pria.

Anak laki-laki yang tidak disunat dengan lubang uretra yang tidak terlihat atau terlihat sebagian mempunyai risiko lebih tinggi terpapar infeksi saluran kemih ketimbang anak laki-laki yang tidak disunat tetapi memiliki bukaan uretra. Secara umum, anak laki-laki yang disunat lebih memiliki bukaan uretra ketimbang anak laki-laki yang tidak disunat.

D temuan ini peneliti menyimpulkan bahwa anak laki-laki yang tidak disunat punya risiko tinggi mengalami infeksi saluran kemih ketimbang anak laki-laki yang sudah disunat, terlepas dari apakah pembukaan uretra terlihat atau tidak.

Para ahli menganjurkan supaya tenaga kesehatan mempertimbangkan status sunat pada anak laki-laki. Anak laki-laki yang tidak disunat dianggap memiliki risiko tinggi infeksi saluran kemih karena mereka memiliki tingkat yang lebih tinggi dari pertumbuhan bakteri di bawah kulup.

Riset ini dilakukan oleh para peneliti di Montreal Children Hospital, Kanada.

Untuk itu dalam rangka turut menyehatkan masyarakat dan mengisi waktu liburan sekolah, RS Panti Nugroho Yogyakarta mengadakan Paket Sunat dengan harga ekonomis dan fasilitas dan Paket yang menarik untuk peserta sunat.

Untuk keterangan lebih lanjut hubungi HUMAS RSPN 0274 - 895186 (HUNTING)

Sabtu, 05 Mei 2012




Dalam rangka merayakan ulang tahun Klub Bunda ke-3 dan mendukung HUT RS Panti Nugroho ke-13, Klub Bunda RS Panti Nugroho mengadakan “ lomba balita sehat. Acara ini diadakan sebagai wujud perhatian klub bunda bagi balita, mengingat usia balita masa yang memiliki kecerdasan yang sangat tinggi biasa disebut masa keemasan (golden age).   
Lomba ini dimaksudkan untuk membantu komunikasi orang tua dengan anak dan melatih motorik kasar serta merangsang pertumbuhan dan perkembangan balita yang normal. Adapun jenis lomba terdiri dari lomba merangkak bagi balita usia 8-14 bulan dan lomba memasukkan bola usia 15- 24 bulan.
Bersamaan dengan acara tersebut akan diadakan launching taman bermain edukatif, yang  bisa memacu tahap perkembangan anak.
Besar harapan kami rencana  kami ini dapat memberikan manfaat bagi anggota klub Bunda khususnya dan balita yang sedang dirawat maupun balita yang sedang berkunjung di RS Panti Nugroho.

  Waktu dan Tempat Pelaksanaan
               Hari , tanggal         :  Minggu 13 Mei 2012
               Waktu                     :  pukul 07.00- selesai
               Tempat                  :  Depan Poliklinik Rs Panti Nugroho

Info lebih lanjut hubungi :
1.     Rini Hartati          : 087739616181
2.     Yeni Y.                 : 085729966606
3.     Sunesti Wigati      : 08122780246
4.     Datang langsung ke RS Panti Nugroho, jl. Kaliurang Km. 17, Sleman - Yogyakarta

Rabu, 02 Mei 2012



 Latar Belakang:
Berdasarkan data statistik, setiap 30 menit ada satu orang meninggal di Indonesia karena kecelakaan lalu lintas dan setiap satu jam ada yang terluka parah karena kecelakaan. Hal ini menyebabkan meningkatnya kebutuhan akan tenaga kesehatan yang dapat cepat tanggap terhadap berbagai kejadian gawat darurat. Pengenalan, penilaian, penanganan dan penempatan yang cepat dan tepat akan luka atau trauma oleh tenaga kesehatan diharapkan dapat menurunkan angka kematian, angka kecacatan dan disabilitas yang mungkin dialami oleh penderita.
Daam rangka hari ulang Rumah Sakit Panti Nugroho yang ke-13, seminar sehari dengan judul “Trauma at  A Glance: From Head to Toe” diharapkan dapat menambah pengetahuan dan wawasan dokter dan perawat terhadap pengenalan dan penilaian terhadap pasien dengan trauma, sehingga penanganan dan pelayanan yang diberikan dapat lebih cepat, tepat dan efisien.

Tujuan:
Peserta mampu:
·   Mengenali dan menangani kasus-kasus gawat darurat yang terjadi di masyarakat dan memberi penanganan awal yang cepat dan tepat sebelum merujuk.
·         Melakukan penilaian dan menggali informasi dengan cepat untuk menangani pasien gawat darurat, merencanakan terapi yang sesuai untuk stabilisasi dan penempatan pasien, mengidentifikasi indikasi dan melakukan prosedur secara tepat untuk pasien gawat darurat.
·      Memperoleh keterampilan yang sesuai dan memanfaatkan sumber daya yang ada seperti laboratorium, radiologi dan lainnya serta konsultasi dengan spesialis, termasuk merujuk pada pelayanan yang lebih tinggi.
·   Menginformasikan, mengedukasi dan mengikutsertakan pasien dan keluarganya dalam mengambil suatu keputusan medis secara profesional dengan tidak melupakan aspek sosio-kultural.

Peserta:
Dokter Umum, Dokter Spesialis, Perawat, Mahasiswa Kedokteran dan Mahasiswa Keperawatan

Target Peserta:
320 orang.

Tempat Pelaksanaan:
Auditorium FK UGM
Jl. Farmako Sekip Yogyakarta

Tanggal Pelaksanaan:
Sabtu, 26 Mei 2012

Biaya Registrasi:
Dokter                            Rp 250.000,-
Perawat/mahasiswa     Rp 125.000,-

Susunan Acara :
 
Pukul
Kegiatan
Pembicara
07.00 – 07.30
Persiapan Acara Seminar
Panitia
07.30 – 08.30
Daftar Ulang
Panitia
08.30 – 09.00
Pembukaan
Ketua Panitia
Direktur
10.15 – 11.30
Trauma Thorax
dr. Sunoko, SpB-KBTKV
Moderator: dr. Sabarno Pracoyo. SpB
11.30 – 12.30
ISHOMA
Panitia
12.30 – 13.30
Trauma Abdomen
dr. Hendro Wartatmo, SpB-KBD
dr. Agus Barmawi, SpB-KBD
dr. Sabarno Pracoyo. SpB
13.30 – 15.00
Trauma Ekstremitas dan Tulang Belakang
dr. Bambang Kisworo, Sp.BO
Moderator: dr. Sabarno Pracoyo. SpB
15.00 – 15.30
Break (Sanck + Minum)
Panitia
15.30 – 16.30
Asuhan Keperawatan dalam Penanganan Trauma dan Multiple Fracture
Paulus Subiyanto, SpKMB
Moderator : MI. Ekatrina Wijayanti. SKep, Nes
16.30 -17.00
Doorprize dan Penutup
Panitia